PONTIANAK – Menjelang pelaksanaan agenda Pengabdian Kepada Masyarakat Berbasis Karya Ilmiah (PKM-KI) Pascasarjana IAIN Pontianak yang dijadwalkan berlangsung pada 27–28 Oktober 2026 mendatang, kelompok mahasiswa PKM-KI Kapuas Hulu bergerak gencar mematangkan seluruh persiapan program kerja di lapangan.
Rangkaian persiapan diawali pada Jumat (09/10/2026) bertepatan dengan hari pertama pembekalan PKM-KI. Kelompok mahasiswa PKM-KI Kapuas Hulu menggelar pertemuan koordinasi perdana bersama Dosen Pembimbing, Prof. Dr. Hermansyah, S.Ag., M.Ag. Pertemuan tatap muka pertama yang berlangsung hangat di kawasan Rumah Adat Melayu Pontianak tersebut dimanfaatkan untuk membangun kekompakan tim, menyamakan persepsi, serta menyusun peta jalan (roadmap) pengabdian.
Memasuki tahap pemantapan lapangan, pada Selasa (13/10/2026), tim secara maraton melakukan koordinasi dengan berbagai pihak dan mitra strategis di Kabupaten Kapuas Hulu. Agenda pertama diawali dengan koordinasi bersama Kepala Sekolah MI Shirathal Mustaqim, Hidayatul Khoirun, S.Pd.I.. Pertemuan tersebut membahas rencana aksi nyata program ekoteologi berupa kegiatan penanaman pohon di lingkungan sekolah, yang bertujuan menanamkan kesadaran ekologis berbasis nilai-nilai Islam kepada para siswa sejak dini. Hidayatul Khoirun menyambut hangat dan menyatakan kesiapan pihak sekolah untuk mendukung penuh program penghijauan edukatif tersebut.
Pada hari yang sama, Selasa (13/10/2026), Tim PKM-KI Kapuas Hulu juga menggelar koordinasi bersama Ketua Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Kapuas Hulu. Diskusi difokuskan pada persiapan teknis dan penyelarasan materi pelaksanaan Workshop PAI, sebuah program pengembangan kapasitas yang dirancang untuk memperkuat profesionalisme para pendidik Agama Islam di Kapuas Hulu.
Tak berhenti di situ, tim juga melakukan koordinasi dengan pihak Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kapuas Hulu. Koordinasi ini bertujuan untuk membangun sinergi dan mengundang jajaran Kemenag Kapuas Hulu agar turut hadir serta berpartisipasi dalam workshop. Adapun materi utama yang diusung dalam workshop tersebut berfokus pada Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dan Strategi Pembelajaran Kreatif untuk mendukung inovasi metode mengajar guru PAI di era digital.
Sebagai puncaknya, pada Rabu (14/10/2026), tim kembali duduk bersama Dosen Pembimbing, Prof. Dr. Hermansyah, S.Ag., M.Ag., dalam rapat pemantapan dan perencanaan akhir. Pertemuan ini mengevaluasi seluruh hasil koordinasi mitra, memantapkan rundown acara, membagi tugas divisi, serta memetakan mitigasi kendala teknis dan logistik sebelum keberangkatan.
Dalam pengarahannya, Prof. Dr. Hermansyah, S.Ag., M.Ag. mengapresiasi keaktifan tim dalam membangun komunikasi yang luas, baik dengan pihak sekolah, KKG PAI, maupun Kemenag Kapuas Hulu. Beliau menekankan agar materi workshop pemanfaatan AI dan strategi pembelajaran kreatif serta kegiatan penanaman pohon dapat dieksekusi secara optimal sehingga memberikan manfaat yang konkret dan berkelanjutan.
"Persiapan yang matang dan koordinasi yang harmonis dengan para mitra adalah kunci keberhasilan pengabdian. Baik program ekoteologi penanaman pohon di MI Shirathal Mustaqim maupun Workshop PAI tentang AI dan pembelajaran kreatif bersama KKG dan Kemenag harus mampu memberi dampak nyata bagi kemajuan pendidikan keagamaan. Saya berharap seluruh rangkaian PKM-KI ini berjalan lancar dan membawa keberkahan bagi masyarakat Kapuas Hulu," ujar Prof. Hermansyah.
Belum ada komentar.