PONTIANAK – Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Pascasarjana secara resmi membuka kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Berbasis Karya Ilmiah (PKM-KI). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada kebutuhan nyata dan menghasilkan karya ilmiah.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Direktur Pascasarjana, Prof. Dr. Ibrahim, M.A., serta menghadirkan Dr. Budiyono, M.Pd. sebagai narasumber. Turut hadir Ketua Panitia Dr. Nur Hamzah, M.Pd., dan Sekretaris Program Studi MPAI, Dr. Muhamad Tisna Nugraha, M.S.I.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. Ibrahim, M.A., menyampaikan bahwa pelaksanaan PKM-KI merupakan langkah strategis dalam memperluas kontribusi perguruan tinggi kepada masyarakat. Ia berharap kegiatan pengabdian yang dilaksanakan mahasiswa tidak hanya terbatas pada wilayah Kalimantan Barat, tetapi juga mampu menjangkau masyarakat internasional.
"Ke depan, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan tidak hanya bersifat lokal di Kalimantan Barat, tetapi juga dapat dikembangkan hingga ke luar negeri. Dengan demikian, kontribusi mahasiswa Pascasarjana dapat dirasakan secara lebih luas," ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Panitia, Dr. Nur Hamzah, M.Pd., menekankan pentingnya kesesuaian program pengabdian dengan kebutuhan masyarakat di lokasi pelaksanaan.
"Kami berharap kegiatan PKM-KI ini benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Program yang dilaksanakan hendaknya mampu memberikan manfaat nyata sekaligus menghasilkan karya ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan secara akademik," jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Prodi MPAI, Dr. Muhamad Tisna Nugraha, M.S.I., menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan penempatan mahasiswa pada berbagai sektor pendidikan dan wilayah pengabdian yang tersebar di Kalimantan Barat.
"Prodi MPAI telah menempatkan mahasiswa di berbagai sektor bidang pendidikan dan lokasi pengabdian, mulai dari Kabupaten Mempawah, Sambas, hingga Kapuas Hulu. Penempatan ini merupakan upaya agar mahasiswa dapat berkontribusi secara langsung sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan karakteristik wilayah masing-masing," jelasnya.
Ia menambahkan bahwa pada tahun ini terdapat 38 mahasiswa MPAI yang menjadi bagian dari pelaksanaan program PKM-KI. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan tidak hanya menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga mampu mengidentifikasi persoalan pendidikan di masyarakat dan mengembangkan solusi berbasis kajian ilmiah.
Kehadiran Dr. Budiyono, M.Pd., sebagai narasumber diharapkan semakin memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang terintegrasi dengan pengembangan karya ilmiah.
Melalui PKM-KI, Prodi MPAI berkomitmen mendorong lahirnya kegiatan pengabdian yang berdampak nyata, berkelanjutan, dan menghasilkan publikasi ilmiah. Program ini sekaligus diharapkan menjadi langkah awal penguatan jejaring pengabdian, baik pada tingkat lokal, nasional, maupun internasional.
Belum ada komentar.